Hak Kekayaan Intelektual

 

Hak Kekayaan Intelektual atau HAKI adalah hak eksklusif yang diberikan suatu peraturan kepada seseorang atau sekelompok orang atas karya ciptanya dalam bidang ilmu pengetahuan, seni, sastra, teknologi, desain maupun bidang lainnya.

 

Klasifikasi Hak Kekayaan Intelektual

Secara umum HAKI dibagi menjadi 2 yaitu :

  1. Hak Cipta (Copyrights)
  2. Hak Kekayaan Industri ( Industrial Property Rights), meliputi :

–          Paten

–          Merek

–          Desain Industri

–          Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu

–          Rahasia Dagang, dan

–          Indikasi

 

Dasar Hukum Hak Kekayaan Intelektual di Indonesia

  1. Undang-undang nomor 7 tahun 1994 tentang pengesahan agreement Establishing the World Trade Organization (WTO)
  2. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 Tentang Kepabeanan
  3. Undang-undang nomor 12 tahun 1997 tentang Hak Cipta
  4. Undang-Undang Nomor  14 tahun 1997 tentang Merek
  5. Keputusan Presiden RI No 15 Tahun 1997 Tentang Pengesahan Paris Convention for The protection of Industrial Property dan Convention Establishing the World Intellectual Property Organization.
  6. Keputusan Presiden RI No 17 Tahun 1997 Tentang Pengesahan Tredemark Law Treaty
  7. Keputusan Ptesiden RI no 18 tahun 1997 tentang Pengesahan Berne Convention for The Protection of Literary and Artistic Works.
  8. Keputusan Presiden RI No. 19 Tahun 1997 tentang Pengesahan WIPO Copyrights Treaty.

 

Hak Cipta

Hak Cipta adalah hak eksklusif pencipta atau pemegang hak cipta untuk mengatur penggunaan hasil penuangan gagasan atau informasi tertentu.  Hak cipta berlaku pada berbagai jenis karya seni atau atau karya cipta. Karya cipta tersebut mencakup puisi, drama, karya tulis lainnya, film, karya-karya koreografis, komposisi music, lukisan, gambar, patung foto, perangkat lunak computer, siaran radio dan televise, dan desian industri. Hak cipta bukan merupakan hak monopoli untuk melakukan sesuatu melainkan hak untuk mencegah orang lain yang melakukannya. Hak cipta pula memiliki masa berlaku tertentu yang terbatas.  Hak cipta di Indonesia di atur dalam undang-undang nomor 19 tahun 2002, Undang-undang Nomor 12 Tahun 1997 tentang Perubahan atas UU Nomor 6 Tahun 1982 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 7 Tahun 1987 (Lembaran Negara RI Tahun 1997 Nomor 29).

Subjek Hak Cipta :

  1. Pencipta : seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama yang atas inspirasinya lahir suatu ciptaan berdasarkan kemampuan pikiran, imajinasi, kecekatan, keterampilan atau keahlian yang dituangkan dalam bentuk yang khas dan bersifat pribadi.
  2. Pemegang Hak Cipta : Pencipta sebagai Pemilik Hak Cipta atau orang lain yang menerima lebih lanjut hak dari orang tersebut diatas.

Objek Hak Cipta :

            Ciptaan : yaitu hasil setiap karya Pencipta dalam bentuk yang khas dan menunjukkan keasliannya dalam lapangan ilmu pengetahuan, seni dan sastra. Ciptaan yang dilindungi adalah Ciptaan dalam bidang ilmu pengetahuan, seni dan sastra.

Hak Paten

Hak Paten menurut Undang-undang Nomor 14 Pasal 1 Ayat 1 adalah hak eksklusif yang diberikan oleh Negara kepada penemu atas hasil penemuannya di bidang teknologi, yang untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri Invensinya tersebut atau memberikan persetujuannya kepada pihak lain untuk melaksanakannya. Hak khusus yang diberikan negara kepada penemu atas hasil penemuannya di bidang teknologi, untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri penemuannya tersebut atau memberikan persetujuan kepada orang lain untuk melaksanakannya. Paten diberikan dalam ruang lingkup bidang teknologi, yaitu ilmu pengetahuan yang diterapkan dalam proses industri. Di samping paten, dikenal pula paten sederhana (utility models) yang hampir sama dengan paten, tetapi memiliki syarat-syarat perlindungan yang lebih sederhana. Paten dan paten sederhana di Indonesia diatur dalam Undang-Undang Paten (UUP). Hak Paten di Indonesia diatur dalam undang-undang Nomor 13 Tahun 1997 tentang Perubahan UU Nomor 6 Tahun 1989 tentang Paten (Lembaran Negara RI Tahun 1997 Nomor 30), UU Nomor 14 Tahun 2001 tentang Paten (Lembaran Negara RI Tahun 2001 Nomor 109).

Hak Merek

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001 Pasal 1 Ayat 1, Merek adalah tanda yang berupa gambar, nama, kata, huruf- huruf, angka- angka, susunan warna, atau kombinasi dari unsur- unsur tersebut yang memiliki daya pembeda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang atau jasa. Merk Merupakan pembeda dari barang/jasa lainnya.

Desain industri                       

Desain Industri bedasarkan Undang-undang Nomor 31 Tahun 2000 Pasal 1 Ayat 1 tentang desain industri adalah suatu kreasi tentang bentuk, konfigurasi, atau komposisi garis atau warna, atau garis dan warna, atau gabungan daripadanya yang berbentuk tiga dimensi atau dua dimensi yang memberikan kesan estetis dan dapat diwujudkan dalam pola tiga dimensi atau dua dimensi serta dapat dipakai untuk menghasilkan suatu produk, barang, komoditas industri, atau kerajinan tangan.

 

Rahasia Dagang

Rahasia Dagang menurut undang-undang nomor 30 tahun 2000 adalah informasi yang tidak diketahui oleh umum di bidang teknologi dan/atau bisnis, mempunyai nilai ekonomi karena berguna dalam kegiatan usaha, dan dijaga kerahasiaannya oleh pemilik Rahasia Dagang.

 

 

source : wikipedia