Perusahaan adalah tempat terjadinya produksi dan tempat berkumpulnya semua faktor produksi (Wikipedia). Dengan berkembangnya teknologi yang semakin pesat dan hampir segala aspek kegiatan di masyarakat melibatkan peran teknologi tersebut maka perusahaan haruslah mengikuti perkembangan ini jika tidak mau tertinggal dari perusahaan lain. Oleh karena itu, untuk mendukung aktivitas perusahaan menjadi lebih efektif dan efisien maka perusahaan harus menggunakan teknologi yang ada dengan semaksimal mungkin yang nantinya akan menjadi keunggulan perusahaan tersebut. Dalam perusahaan teknologi ini termasuk faktor produksi  yaitu sumber daya virtual.

Perusahaan dalam  Lingkungannya

Perusahaan adalah suatu sistem fisik yang dikelola melalui penggunaan sistem virtual. sistem fisik tersebut terdiri dari sumber daya yang berwujud, seperti bahan baku, karyawan mesin uang dll. sistem fisik ini merupakan sistem terbuka.  sedangkan sistem virtualnya yang merupakan sistem tertutup terdiri atas sumber daya informasi yang digunakan untuk mewakili sistem fisik. Sebuah perusahaan tercipta atas dasar tujuan untuk memberikan produk dan jasa yang memenuhi kebutuhan lingkungannya dan sebuah perusahaan tidak akan berfungsi tanpa sumber daya yang diberikan oleh lingkungannya. Lingkungan tersebut bervariasi dan berbeda dari perusahaan satu dengan perusahaan lainnya. Namun demikian kita masih dapat mengidentifikasinya, terdapat 8 unsur utama yang terdapat di dalam lingkungan seluruh perusahaan dan memiliki pengaruh langsung, yaitu :

1.       Pemasok (supplier) atau vendor, memasok bahan baku, mesin, jasa orang dan informasi oleh perusahaan untuk menghasilkan produk dan jasanya.

2.       Pelanggan (customer), produkdan jasa tersebut di tujukan kepadanya.

3.       Serikat pekerja (labor union), organisasi dari para pekerja terampil maupun tidak terampil dari berbagai jenis bidang usaha dan industry.

4.       Komunias keuangan (financial community), seperti bank atau institusi pemberi pinjaman lainnya yang mempengaruhi sumber daya keuangan yang tersedia bagi perusahaan.

5.       Pemegang saham dan pemilik (stockholder and owner), orang yang menginvestasikan uang ke dalam perusahaan

6.       Pesaing (competitor), mencakup semua organisasi yang bersaing dengan perusahaan di dalam pasar.

7.       Pemerintah (government), yang memberikan pembatasan dalam bentuk peraturan dan undang-undang serta memberikan bantuan dalam bentuk pembelian, informasi, dan dana.

8.       Komunitas global (global community), wilayah geografis dimana perusahaan menjalankan operasinya.

 

Jalan yang memfasiltasi aliran sumber daya fisik dari pemasok kepada perusahaan dan selanjutnya kepada pelanggan disebut rantai pasokan. Manajement harus mengelola rantai pasokan tersebut dengan efisien. Maka manajemen rantai pasokan terdiri dari aktivitas-aktivitas berikut :

1.       Meramalkan permintaan pelanggan

2.       Membuat jadwal produksi

3.       Menyiapkan jaringan transportasi

4.       Memesan persediaan pengganti dari para pemasok

5.       Menerima persedian dari pemasok

6.       Mengelola persediaan

7.       Melakukan produksi

8.       Melakukan transportasi sumber daya kepada pelanggan

9.       Melacak aliran sumber daya dari pemasok, di dalam perusahaa dan kepda pelanggan.

 

Keunggulan Kompetitif

Perusahaan akan selalu memenuhi kebutuhan pelanggannya dengan keunggulan-keunggulan yang dimiliki. Perusahaan akan meningkatkan keunggulan tersebut dari berbagai aspek. Namun satu hal yang sering tidak terlihat jelas adalah adanya fakta bahwa sebuah perusahaan juga akan dapat mencapai keunggulan kompetitif melalui penggunaan sumber daya virtualnya. Dalam bidang sistem informasi, keunggulan kompetitif mengacu pada penggunaan informasi untuk dapat pengungkitan di dalam pasar.

 

Rantai nilai porter tercetus oleh professor Harvard Micheal E. Porter dia mengatakan bahwa perusahaan meraih keunggulan kompetitif dengan menciptakan rantai nilai yang sering disebutnya dengan aktivitas nilai. Aktivitas-aktivitas tersebut adalah :

1. Aktivitas utama :

– Inbound logistics : aktivitas yang berhubungan dengan penanganan material sebelum digunakan.
– Operations : akivitas yang berhubungan dengan pengolahan input menjadi output.
– Outbound logistics : aktivitas yang dilakukan untuk menyampaikan produk ke tangan konsumen.
– Marketing and sales : aktivitas yang berhubungan dengan pengarahan konsumen agar tertarik untuk membeli produk.
– Service : aktivitas yang mempertahankan atau meningkatkan nilai dari produk.

2. Aktivitas pendukung :

– Procurement : berkaitan dengan proses perolehan input/sumber daya.
– Human Resources Management : Pengaturan SDM mulai dari perekrutan, kompensasi, sampai pemberhentian.
– Technological Development : pengembangan peralatan, software, hardware, prosedur, didalam transformasi produk dari input menjadi output.
– Infrastructure : terdiri dari departemen-departemen/fungsi-fungsi (akuntansi, keuangan, perencanaan, GM, dsb) yang melayani kebutuhan organisasi dan mengikat bagian-bagiannya menjadi sebuah kesatuan.

 

Keunggulan Taktis

Perusahaan mendapatkan eunggulan taktis ketika perusahaan tersebut mengimplementasikan strategi dengan cara yang lebih baik dari pada pesaingnya.

Keunggulan Operasional

Adalah keunggulan yang berhubungan dengan transaksi dan proses sehari-hari.

Ketiga tingkat keunggulan kompetitif diatas akan bekerja bersama-sama. System informasi yang terpengaruh oleh ketiga tingkat ini akan memiliki kemungkinan terbaik untuk meningkatkan kinerja perusahaan secara substansial.

 

Manajemen Pengetahuan

Sumber daya informasi sebuah perusahaan terdiri atas :

1.       Peranti keras komputer

2.       Peranti lunak komputer

3.       Spesialisasi informasi

4.       Pengguna

5.       Fasilitas

6.       Database

7.       Informal

Ketika manajer memutuskan untuk menggunakan informasi guna mencapai keunggulan kompetitif, mereka harus mengelola sumber daya ini agar dapat meraih hasil yang diinginkan. Informasi juga memerlukan manajemen.  Manajer ini berfungsi untuk memastikan data mentah yang ada telah di proses sehingga akan menghasilkan informasi yang berguna dan manajer juga harus memastikan orang yang menerima informasi tersebut adalah orang yang tepat dan diterima pada waktu yang tepat pula agar informasi tersebut dapat digunakan dengan tepat.

 

Dimensi Informasi

Ada 4 dimensi yang dapat menambah nilai dari informasi, yaitu :

1.       Relevansi

2.       Akurasi

3.       Ketepatan waktu

4.       Kelengkapan

 

 

Source : google, yasinta.wordpress, SIM Raymond McLeod & George P